bujangan, belajar mengelola pemasukan…

Yah, begini kalo belum menikah. Sebagai seorangan bujangan yang telah bekerja, mengelola pemasukan adalah hal yang sangat sulit bagi saya dikarenakan banyak sekali keinginan yang ingin dimiliki. Kalo pergi ke mall liat jam tangan, pengen dibeli… liat tas pengen… liat sepatu pengen… liat baju pengen…  terus ada pelem baru… kudu nontoooonnnn apalagi kalo liat hape…wkwkwk sepertinya pengen beli semua barang…
Padahal dirumah sepatu, tas, jam tangan, hape, apalagi baju Y<!– google_ad_client = "pub-8147142178336965"; /* 468×15, dibuat 10/04/26 */ google_ad_slot = "3615583430"; google_ad_width = 410; google_ad_height = 15; //- udah ada! hohohoho coba ada istri mesti pengaturan pemasukan jadi lebih terkontrol *ah apa iya? evil smile* sehingga bisa digunakan untuk masa depan.
Beberapa bulan terakhir ini saya belajar untuk mengontrol pengeluaran saya. Harus ada kemauan keras dan tegas agar bisa terwujud, alhamdulillah sampai tulisan ini dibuat bisa dilaksanakan dan semoga istiqomah… *kan lumayan buat modal nikah, ahahahay*
Semoga cara yang saya gunakan bisa menginspirasi para blogger dalam mengatur keuangannya, terutama bagi yang masih bujangan kek ane ini. Langsung saja, ini dia berbagai cara yang saya gunakan:
1. Sisihkan dahulu untuk infaq, sodakoh, dan zakat.
Ini adalah yang terpenting dari semuanya, mengapa? karena ini adalah satu2nya yang akan kita bawa saat kita mati nanti! jadi ini adalah yang pertama kali kita sisihkan dari uang pemasukan kita. Kalo saya, ambil saja minimalnya seperti 2.5% saja dari pemasukan.
2. Bayar kalo punya hutang.
Alhamdulillah sampai sekarang aku blm punya hutang. Tapi, aku teriangat saat kuliah dulu kalo utang itu bisa tiap bulan! terutama kalo tanggal tua. Nah, dari pada nanti amalan dan roh kita ga jelas pas kita mati karena punya utang, dari sekarang cicil dan lunasi hutang yang ada.
3. Ingat kepada orang tua.
Setelah dua hal teratas, yang ini adalah penting juga menurut saya. Walaupun pada dasarnya orang tua tidak membutuhkan harta dari anaknya, mereka lebih mementingkan kasih sayang dan perhatian dari anak-anaknya! namun tidak ada salahnya kita memberikan sesuatu kepada mereka. Kasih berapa? hehehe berapapun itu, yang penting adalah ikhlas… bisa dalam bentuk uang ataupun barang *mukena, sarung, sepatu baju atau emas mungkin* yang juga tidak harus dihari spesial mereka, tapi tiap kita mendapat rezeki berlebih.
4. Tabung dahulu sebelum yang lain
Nah, ini untuk kepentingan duniawi. 3 hal teratas mungkin adalah untuk akhirat dan harapan kita di “masadepan”. Dan untuk yang ini, sisihkan paling tidak ya 10% lah dari pemasukan setelah dipotong 3 hal diatas, bukan 10% dari total pemasukan kita. itu yang biasa saya terapkan lho…
5. Dapet THR…?
Sayangnya untuk PNS ga ada THR. Ini kata orang2 dikantor, tapi kalo ternyata ada ya insyaAllah saya kasih 90% buat orang tua. sisanya saya tabung aja.
Yah, semua itu tentu berbeda dengan kebanyakan para ahli keuangan. Hal yang saya syukuri adalah, alhamdulillah saya masih bisa menabung dan menyenangkan hati ibu dengan cara saya…

About asyhadione

jusT an Ordinary man

2 responses to “bujangan, belajar mengelola pemasukan…”

  1. ekonugroho says :

    makasih inponya gan… pertamax (lho kok jadi mode …. :-D) hahahaha…. bantu sundul…

  2. blame says :

    oke gan… updet juga blognya gan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: